Presiden minta PUPR pastikan pengusaha Papua jadi tuan di tanah sendiri

Presiden meminta PUPRI untuk pengusaha Papua jadi tuan tanah sendiri

Wakil Menteri (Wamen) Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jhon Wempi Wetipo

Jayapura, Tifapapua.net-Presiden Joko Widodo memerintahkan Wakil Menteri (WPR) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jhon Wempi Wetipo untuk memastikan pengusaha Papua bisa menjadi tuan di tanah sendiri.
“Presiden memberikan intruksi khusus dan ini yang Presiden sampaikan kepada saya untuk meminta pak Wempi kawal ini dengan baik mendukung anak-anak Papua membutuhkan pengusaha orang asli Papua yang bisa menjadi tuan di negerinya sendiri,” kata Wamen PUPR Wempi Wetipo melalui telepon selular, Rabu (30/10/2019)

Tak hanya itu, ia juga menyetujui semua pekerjaan dan proyek barang dan jasa yang dilakukan sesuai dengan Keputusan Presiden nomor 17 Tahun 2019 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintahan.

“Jika ada pejabat daerah mengatasnamakan OAP dan menggunakan hak OAP maka saya akan sampaikan langsung kepada bapak presiden, di tingkat bawah tidak ada eksekusi dengan baik,” katanya.

Ia juga meminta pengusaha di Papua turut ikut jalannya melaksanakan Keputusan Presiden nomor 17 Tahun 2019 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintahan. Wamen PUPR juga meminta para pengusaha untuk langsung meminta.

“Suatu kebijakan yang akan kami lakukan adalah permintaan saya melalui telepon untuk pengusaha Papua yang diminta dirugikan yang segera diberikan kepada saya dan sebagai Wamen PUPR akan segera menindaklanjuti melapor presiden karena ia memberikan tugas khusus bagi orang asli Papua yang bisa diberdayakan dan bisa mandiri sendiri,” kata Wetipo.

Sementara itu, Badan Pengurus Pusat Kamar Adat Pengusaha Papua (BPP KAP Papua) Musa Haluk menyambut baik niat Wamen PUPR. Wempi Wetipo dalam memfasilitasi jalannya Perpres Nomor 17 Tahun 2019 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintahan, di Papua.

“Kami berharap seluruh pengusaha Asli Papua dan Asosiasi Pengusaha di Papua dapat berdayakan kedepan,” harap Musa. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *