Kepala Dinas Perikanan Papua Barat Tepis Isu PHK 90 Karyawan BLUD di Waisai

Manokwari,TifaPapua.net || Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Papua Barat,Yakobis Ayomi.M.Si.menegaskan,isu Pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap Staf Badan Layanan Umum Daerah (BLUD

kabupaten Raja Ampat.
“90 karyawan unit pelaksana teknis dinas (UPTD) kawasan konservasi perairan daerah Kabupaten Raja Ampat kontrak berakhir bukan PHK”tegasnya,kepada media ini di ruang kerjanya,Rabu (22/07/2020).

Sebenarnya karyawan bukan di PHK tetapi masa kontrak antara Karyawan dan BLUD berakhir.Di samping itu juga, kondisi saat ini juga sebagai penyebab”tegasnya lgi.

Namun demikian,Ia juga berjanji,akan mengakomodir semua mantan karyawan apabila situasi perekonomian daerah dan situasi BLUD memungkinkan.
Tidak mungkin kami rekrut tenaga atau karyawan di luar warga asli di Raja Ampat.

Disinggung soal aksi Pemalangan kantor BLUD atas tuntutan pergantian kepala BLUD KKP Raja Ampat Papua Barat,Syafri,S.Pi.Ia pun kembali menegaskan bahwa dirinya berkomitmen akan menggantikan kepala BLUD secepatnya.

“Kami akan ganti kepala BLUD secepatnya,sesuai dengan tuntutan tanpa mengabaikan aturan yang berlaku.Kami sedang koordinasikan dengan Pemerintah Raja Ampat untuk ganti kepala BLUD dan itu anak asli Raja Ampat.”

Untuk itu,sebagai kepala dinas Kelautan dan Perikanan mohon kesabaran dari semua karena kondisi covid-19 sehingga belum bisa memastikan kapan waktunya.

Sementara itu,kepala BLUD KKP Raja Ampat Syafri,S.Pi.seperti yang di kutip dari salah satu media online menyebutkan PHK 90 karyawan akibat pendapatan BLUD menurun akibat Covid-19.”(RU)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *