Belajar Tatap Muka Papua Barat Belum

Manokwari,Tifa Papua Net || Wacana belajar tatap muka di tenga pandemi Covid-19.Merupakan langka dan solusi bagi dunia pendidikan akan tetapi berisiko tinggi.Ada beberapa daerah di Papua Barat hingga saat ini masih Zona merah dan jumlah keseluruahan sekolah hanya 40% siap lasanakan pembelajaran tatap muka sedangkan 60% belum siap.Hal itu,disampaikan kepala Dinas Pendidikan Papua Barat, Barnabas Dowansiba,Spd.M.pd di ruang kerjanya, Jumat,(28/08/2020).

“ ketika grafis angka positif Covid-19 di Papua Barat menurun hingga 80 persen maka proses belajar tatap muka segera di laksanakan itupun bagi sekolah yang sudah menyiapkan fasilitas sesuai petunjukan dan anjuran protocol kesehatan.Untuk itu,khusus untuk pendidikan di Papua Barat belum siap melaksanakan pembelajaran tatap muka,”Tuturnya.

 Menurut dia,belajar tatap muka di Papua Barat akan di laksanakan setelah kondisi mulai membaik.Itupun,perlu koordinasi dengan semua pihak terutama tim gugus tugas Papua Barat agar tidak salah dalam mengambil satu keputusan.Sekolah di Indonesia bagian barat bedah dengan sekolah-sekolah di Indonesia timur khususnya Papua Barat,yang masih minim fasilitas maka di paksakan akan fatal.Pendidikan itu penting tetapi nyawa lebih penting dari segalanya.”pungkasnya.

Kalaupun situasi akan membaik dan proses belajar mengajar secara tatap muka dilaksanakan,dengan cara mekanisme yang sudah diatur sehingga tidak terjadi kerumunan siswa dengan cara 1minggu 2 kali pertemuan di kelas dan 4 hari sisa di gunakan oleh siswa untuk belajar di rumah.”kata kepala dinas P dan P Papua Barat”.

Di samping itu,dinas pendidikan sendiri sudah siapkan anggaran dan  sudah di salurkan kepada masing-masing sekolah SMA/SMK se-Papua Barat.Anggaran tersebut,di peruntukan untuk membiayai kegitan sekolah selama pandemi ini,seperti ujian nasional dan pendaftaran siswa baru yang sudah berjalan berapa bulan lalu.Kalau  anggaran tersebut tidak di gunakan untuk kegitan di sekolah maka perlu di pertanyakan”ujarnya”.

Dalam kesempatan itu,kepala dinas juga menghimbau agar sekolah-sekolah yang belum menyiapkan fasilitas protocol kesehatan agar segera melengkapi segala fasilitas yang anjurkan oleh Pemerintah.Nanti,ada tim yang turun dan cek langsung kelengkapan dan kesiapan di masing-masing sekolah khususnya SMA/SMK”tegasnya.(MW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *