Sorong,TifaPapua.net || Polres Tambrauw melakukan pengawalan kendaraan serta menambah pos pengamanan di sejumlah titik rawan pasca insiden penembakan dan penganiayaan terhadap empat pengendara sepeda motor di Kampung Jokbu,Distrik Bamusbama,Kabupaten Tambrauw,Papua Barat Daya.
Baca Juga : Informasi Penyerangan Tenaga Kesehatan di Tambrauw Viral di Grup WhatsApp,Dua Korban Meninggal
Langkah ini diambil sebagai respons cepat kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) setelah peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu.
Pengawalan difokuskan pada jalur Fef–Sorong dan Sorong–Fef yang dinilai memiliki potensi kerawanan.
Kegiatan pengamanan dilakukan secara intensif dengan melibatkan personel di lapangan.
Sejumlah wilayah yang menjadi perhatian utama antara lain Kampung Bamfot,Jokbe, Bano,hingga Distrik Bamusbama.
Selain pengawalan kendaraan,aparat juga mendirikan pos-pos pengamanan tambahan guna memperkuat kehadiran polisi serta mempercepat respons terhadap potensi gangguan keamanan.
Dalam pelaksanaannya,petugas turut memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengguna jalan agar tetap waspada dan berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.
Masyarakat juga disarankan untuk sementara waktu tidak menggunakan kendaraan roda dua,khususnya saat melintasi wilayah rawan, demi mengurangi risiko keselamatan.
Hingga Selasa (17/3/2026),situasi di wilayah tersebut dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali.
Kegiatan pengawalan serta pengamanan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Artikel Terkait: Tim Hukum Minta Pembuat Foto AI Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Dilacak
Polres Tambrauw menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan perlindungan maksimal pasca kejadian,guna memastikan aktivitas warga dapat kembali berjalan normal.(TifaPapua.net/Resnal Umpain).







