Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Beranda

Bupati Raja Ampat Tekankan Perencanaan Terarah dalam Evaluasi Penganggaran Daerah 2026

19
×

Bupati Raja Ampat Tekankan Perencanaan Terarah dalam Evaluasi Penganggaran Daerah 2026

Share this article
Example 468x60

Raja Ampat,TifaPapua.net || Pemerintah Kabupaten Raja Ampat bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Papua Barat Daya menggelar rapat evaluasi perencanaan dan penganggaran daerah Tahun Anggaran 2026,Senin (9/3/2026).

Rapat evaluasi perencanaan dan penganggaran daerah 2026 Pemkab Raja Ampat bersama BPKP Papua Barat Daya.
Pemerintah Kabupaten Raja Ampat bersama BPKP Perwakilan Papua Barat Daya menggelar rapat evaluasi perencanaan dan penganggaran daerah Tahun Anggaran 2026, Senin (9/3/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan proses perencanaan pembangunan daerah berjalan lebih terarah,efektif,dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Example 300x600

Baca Juga : Kayu Log Diduga Ilegal Terhampar di Sorong,Dewan Adat Doberai Minta Aparat Hentikan Aktivitas PT Mancaraya Agro Mandiri

Bupati Raja Ampat dalam kesempatan itu menegaskan pentingnya penyusunan perencanaan pembangunan yang terukur, memiliki arah yang jelas,serta dilengkapi target waktu yang pasti.

Menurutnya,perencanaan yang matang akan menjadi kunci keberhasilan program pembangunan daerah.

Ia juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih cermat dalam menetapkan prioritas program, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran pada Tahun Anggaran 2026.

Saat ini,sekitar 50 persen anggaran daerah terserap untuk belanja pegawai di luar dana Otonomi Khusus,sehingga diperlukan pengelolaan anggaran yang lebih efektif agar program pembangunan tetap berjalan optimal.

Selain itu,Bupati menyoroti pentingnya pengelolaan aset daerah.

Ia meminta setiap perangkat daerah memastikan keberadaan fisik barang milik daerah serta melengkapi administrasi yang berkaitan dengan aset tersebut.

Aset yang rusak atau tidak lagi digunakan harus dilengkapi dengan bukti fisik dan laporan yang jelas agar proses pengelolaannya dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam rapat tersebut,Bupati juga menyinggung persoalan pengelompokan anggaran yang dinilai masih belum tepat.

Beberapa kegiatan yang seharusnya masuk kategori belanja hibah masih tercatat sebagai belanja modal.

Artikel Terkait: Embun Papua Audiensi dengan Pemkab Lanny Jaya Bahas Pemetaan Wilayah Adat

Melalui evaluasi ini,Pemerintah Kabupaten Raja Ampat berharap sistem perencanaan dan penganggaran daerah dapat terus diperbaiki sehingga pembangunan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(TifaPapua.net/Niko Umpain).

Example 300250
Example 120x600