Raja Ampat, TifaPapua.net || Festival Jejak Raja di Kabupaten Raja Ampat mendapat apresiasi dari berbagai pihak sebagai ajang yang mampu melestarikan budaya sekaligus mendorong potensi ekonomi masyarakat lokal.
Baca Juga : Prodi Ekowisata UNIPA Raja Ampat Raih Juara Nasional Berkat Dukungan Pemda dan Semangat Mahasiswa Papua
Safri Tuharea,Kepala BLUD UPTD KKP Raja Ampat,kepada TifaPapaua.net mengatakan bahwa festival ini merupakan contoh kegiatan positif yang tidak hanya menonjolkan kekayaan budaya,tetapi juga membuka ruang promosi bagi produk-produk lokal.
“Melalui festival ini,masyarakat bisa memperkenalkan dan memasarkan produk seperti kain batik dan sabun yang dibuat dengan bahan alami serta teknik tradisional.Ini adalah langkah penting dalam menjaga budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Safri,Jumat (30/8/2025).
Festival Jejak Raja menampilkan beragam potensi lokal.Produk kerajinan tangan, kain batik,hingga sabun alami buatan warga dipamerkan sebagai upaya memperkenalkan identitas budaya Raja Ampat kepada wisatawan.
Menurut Safri,festival bukan sekadar hiburan tahunan,tetapi juga momentum untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga tradisi dan mengolah sumber daya lokal menjadi produk bernilai ekonomi.
Ada beberapa strategi yang dinilai dapat mendukung keberhasilan festival,antara lain :
Meningkatkan partisipasi masyarakat, sehingga warga lebih peduli terhadap budaya dan produk lokal.
Menggandeng industri pariwisata dan homestay,agar produk lokal memiliki akses pasar lebih luas.
Meningkatkan kualitas produk lokal melalui pelatihan dan pendampingan.
Menciptakan kesempatan pasar lewat promosi dan strategi pemasaran yang lebih gencar.
Safri berharap,Festival Jejak Raja dapat terus digelar secara berkesinambungan. Dengan begitu,budaya masyarakat tetap terjaga dan ekonomi lokal meningkat melalui penjualan produk hasil karya masyarakat Raja Ampat.
Artikel Terkait : PRIVATE & OPEN TRIP RAJA AMPAT
“Jika dikelola dengan baik, festival ini akan memberi manfaat besar bagi kemakmuran rakyat,”pungkasnya.
(TifaPapua.net/Niko Umpain)