Mencegah Stunting,Dinkes Raja Ampat Gelar Pembinaan Bagi Tenaga Gizi Puskesmas

Mencegah Stunting,Dinkes Raja Ampat Gelar Pembinaan Bagi Tenaga Gizi Puskesmas

Waisai,Tifapapua.net || Meingkatkan kapasitas kader pembangunan 1000 hari kehidupan oleh dinas kesehatan melalui bidang kesehatan masyarakat (kesmas) Kabupaten Raja Ampat.Kegiatan digelar,selama satu hari bertempat digedung syalome syeben (Gedung Wanita).Jumat,(1/7/2022).Kegiatan tersebut,dihadiri kepala bidang (kesmas) Hobertina.Y.Omkarsba,SKM.

Dikatakan kepala dinas kesehatan Kabupaten Raja Ampat.Rahman Putra,SKM,bahwa kegiatan Pembinaan kader pembangunan manusia terkait 1000 hari kehidupan ini,merupakan program nasional yang dicanangkan oleh Bapa presiden republik indonesia.Kegiatan ini,bertujuan sebagai pembinaan kader 1000 hari kelahiran guna mencegah dan menurunkan angka stunting di Indonesia.

“Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi di seribu hari pertama kehidupan anak.Kondisi ini berefek jangka panjang hingga anak dewasa dan lanjut usia,”

Mencegah Stunting,Dinkes Raja Ampat Gelar Pembinaan Bagi Tenaga Gizi Puskesmas
kepala dinas kesehatan Kabupaten Raja Ampat.Rahman Putra,SKM.

Program ini sebagai,indikator dalam 1000 hari kelahiran,maka pemberian asupan nutrisi (Gizi) yang optimal merupakan hal penting dalam pertumbuhan.Maka perlu juga dilakukan oleh petugas puskesmas yang berpengalaman.

Pembinaan Kader pembangunan manusia 1000 hari kelahiran ini para petugas gizi puskesmas diwilayah kabupaten Raja Ampat diberikan pemahaman menyangkut perkembangan pertumbuhan,pentingnya memenuhi nutrisi pada 1000 hari kehidupan pertama,dalam hal ini para kader diberikan pemahaman terkait pentinggnya 1000 hari kehidupan pertama dalam mencengah stunting atau gagal tumbuh pada anak,”Ujar Rahman.

Dia menambahkan,bahwa stunting di indonesia cukup tinggi,sehingga hampir semua daerah masuk dalam lokus stunting yang merupakan program pencanangan bapa presiden,makanya bentuk kegiatan inilah paling penting,untuk memberikan pemahaman mengintervensi stunting

Ia pun mengutarakan,penanganan stunting khususnya dikabupaten Raja Ampat, “Alhamdulillah” kita tahun 2020 mendapatkan predikat juara tiga,tahun 2021 dapat predikat 2.Inilah salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam rangka intervensi masalah penurunan stunting.”Pungkasnya.(REK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan