24 Juli 2021

TifaPapua

Penyalur Suara Rakyat

MRPB pastikan Polisi Noken Tidak Salah Sasaran

2 min read

Manokwari. Tifa Papua Net || Pastikan Polisi Noken.MRPB 
Verifikasi berdasarkan Tiga syarat Utama.

Rekomendasi tersebut,secara umum yakni A. Bapa mam papua,B.mama papua bapa non papua, C. Bapa mam non papua tapi lahir dan menempuh pendidikan di papua) hal tersebut, di sampaikan Anggota MRP-PB perwakilan kabupaten raja ampat Yulyanus Tebu saat di temui Media ini di salah satu bengkel mobil di manokwari .Kamis, (20/05/21).

Secara umum Rekomendasi tersebut,diverifikasi berdasarkan kriteria yakni,A.Bapa dan mam Papua,B. mama Papua bapa non papua,C.Bapa mam non papua tapi lahir dan menempuh pendidikan di papua) hal tersebut di sampaikan Anggota MRP-PB perwakilan kabupaten raja ampat Yulianus Thebu saat di temui Media ini,di salah satu bengkel mobil di manokwari.Kamis, (20/05/21).

Secara khusus bagi kuwota Polisi Noken Raja Ampat,kata dia,mesti di bagi berdasarkan wilayah agar ada pemerataan dalam penerimaan.

Yulianus Thebu Anggota MRPB Perwakilan Adat Raja Ampat

“harusnya, di atur supaya penerimaan merata untuk semua.Tidak hanya untuk wilayah tertentu saja diRaja Ampat.Ada berapa suku besar disana,salah satunya,suku Maya sebagai masyarakat Asli yang juga perlu mendapat perioritas.”ujarnya.

Untuk penerimaan kali,dibeberapa suku maya Raja Ampat dari total kuota casis polisi noken hanya sekitar 17 orang.

Majelis Rakyat Papua Barat(RPB),berkewajiban memberikan rekomendasi bagi semua yang memenuhi syarat.Namun,penentuan lolos dan tidaknya diterima sebagai seorang anggota Polisi adalah kewenangan pihak kepolisian.

Selain kepolisian,Kepala daerah juga mempunyai kewenagan untuk menentukan kelulusan dari polisi noken.”bebernya.

Ia juga menyebutkan,10 milyar anggaran yang cukup besar termasuk Pemda Raja Ampat untuk membiayai Polisi Noken,maka yang lolos Polisi pun mesti sesuai dengan anggaran yang dikeluarkan.

Untuk itu,pemda raja ampat diminta membuat regulasi yang lebih tegas dan transparan dengan harapan anggaran tersebut benar-benar membiayai OAP yang berhak untuk dibiayai.

“kami sudah siapkan rekomendasi,namun belum di serahkan kepada peserta seleksi polisi noken.karena,kami masih menunggu berapa jumlah peserta Orang Asli Papua (OAP )yang lolos, harapan kami agar tidak terbalik  80-20 % seperti yang terjadi pada penerimaan PNS.”tegas Tebu.

Dari hal itu,maka pihak kepolisian dari setiap polsek yang berada di kabupaten juga harus diberikan kewenangan untuk menyiapkan figur yang berkeinginan sebagai polisi atau anggota TNI lainnya.”tutupnya. (Max)

More Stories

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *