Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Beranda

Proyek Drainase Miliaran Rupiah di KM 10 Kota Sorong Dipertanyakan Warga,Dikerjakan Tanpa Papan Proyek

199
×

Proyek Drainase Miliaran Rupiah di KM 10 Kota Sorong Dipertanyakan Warga,Dikerjakan Tanpa Papan Proyek

Share this article
Example 468x60

Sorong,TifaPapua.net || Proyek pembangunan drainase sepanjang 300 meter yang berlokasi di Kilometer 10,Kota Sorong, Papua Barat Daya,menuai banyak pertanyaan dari warga setempat.

Baca Juga : Kasus Penganiayaan Masih Diselidiki,Kapolsek Sorong Barat Tegaskan Proses Hukum Berjalan

Example 300x600

Selain belum rampung hingga Januari 2026, proyek tersebut juga tidak terlihat dilengkapi papan informasi proyek di lokasi pekerjaan.

Proyek drainase Km 10 Kota Sorong dikerjakan tanpa papan proyek dan belum selesai hingga Januari 2026
Proyek drainase bernilai miliaran rupiah di KM 10 Kota Sorong,Papua Barat Daya,masih berlangsung hingga Januari 2026 dengan progres sekitar 67 persen dan tanpa papan informasi proyek.

Namun hingga 13 Januari 2026,pekerjaan fisik masih terus berlangsung.

Menurut keterangan dari sumber lapangan, progres pembangunan drainase tersebut baru mencapai sekitar 67 persen.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik,mengingat masa anggaran proyek telah berakhir sementara pekerjaan belum sepenuhnya selesai.

Warga di sekitar lokasi mengaku kesulitan memperoleh informasi resmi terkait proyek tersebut karena tidak adanya papan proyek yang memuat keterangan dasar seperti nilai anggaran,sumber dana,waktu pelaksanaan, serta instansi penanggung jawab.

“Biasanya ada papan proyek,tapi ini tidak ada sama sekali.Kami jadi tidak tahu proyek apa dan kapan selesai,”ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Untuk menjaga keseimbangan pemberitaan, awak media berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak kontraktor pelaksana,PT AKAM.

Namun saat mendatangi kantor perusahaan,awak media belum berhasil memperoleh keterangan resmi.

Berdasarkan informasi dari petugas keamanan (security) di kantor PT AKAM, pimpinan perusahaan disebut sedang tidak berada di tempat.

“Ibu pimpinan sedang mengawasi proyek di Rumah Sakit Selebisolo.Pengawas proyek Pak Anjas juga tidak berada di tempat,” ujarnya.Rabu,(14/1/2026).

Selain menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga,proyek yang belum rampung tersebut juga dikhawatirkan berdampak pada fungsi drainase,terutama saat curah hujan tinggi.

Hingga berita ini diturunkan,pihak kontraktor maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan penyelesaian proyek maupun alasan tidak dipasangnya papan informasi proyek.

Artikel Terkait : 2 Terdakwa Kasus Proyek Fiktif Didakwa Rugikan Negara Rp 46,8 M

Media ini akan terus berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak terkait.(TifaPapua.net/Resnal Umpain).

Example 300250
Example 120x600