Sorong,TifaPapua.net || Kabar mengenai terhentinya aktivitas belajar-mengajar di SD YPK Ebenheizer,Kabupaten Maybrat,Papua Barat Daya,ramai diperbincangkan di sejumlah media sosial.
Baca Juga : Roberth Wanma: Pemangkasan Dana Otsus Bukti Ketidakadilan Negara terhadap Papua
Sekolah tersebut diduga tidak menjalankan proses pendidikan selama kurang lebih satu tahun terakhir,sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, khususnya orang tua murid.
Informasi ini mencuat dari unggahan warga yang menyebutkan bahwa siswa-siswi di sekolah tersebut tidak menerima kegiatan pembelajaran sebagaimana mestinya dalam kurun waktu cukup lama.
Kondisi ini berdampak langsung pada terhambatnya hak pendidikan anak-anak di Kampung Foug Distrik Aifa Selatan Kabupaten Maybrat.
Sejumlah orang tua murid mengaku terpaksa mengambil keputusan berat dengan memindahkan anak-anak mereka ke luar kampung agar tetap bisa bersekolah.
Mereka harus mencari sekolah di wilayah lain demi memastikan anak-anak tidak kehilangan kesempatan belajar.
“Kami tidak punya pilihan lain.Anak-anak harus tetap sekolah,jadi kami terpaksa keluar dari Kampung Foug,”ujar salah satu orang tua murid yang enggan disebutkan namanya.
Pemerintah tingkat distrik setempat diketahui telah mengusulkan persoalan ini kepada Pemerintah Kabupaten Maybrat agar segera ditindaklanjuti.
Namun hingga saat ini,usulan tersebut belum mendapat respons maupun langkah konkret dari pemerintah kabupaten.
Artikel Terkait : Ungkap Pembunuhan Berencana di Tambrauw,Polisi Gelar Rekonstruksi 17 Adegan: Korban Dibegal & Dibacok di Jalan Kampung Banfot
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Maybrat segera mengambil langkah nyata guna mengatasi persoalan ini,serta memastikan kegiatan belajar-mengajar di SD YPK Ebenheizer dapat kembali berjalan normal demi masa depan generasi muda di Kampung Foug.(TifaPapua.net/Resnal Umpain).







