Hukum & Kriminal

Timo Rumpaidus Ungkap Dugaan Motif Penembakan di Balik Aksi Protes CV Prima Papua

48
×

Timo Rumpaidus Ungkap Dugaan Motif Penembakan di Balik Aksi Protes CV Prima Papua

Share this article
Timotius Rumpaidus menjalani perawatan di RSUD Dr. John Piet Wanane Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, usai mengalami luka akibat insiden penembakan.
Timotius Rumpaidus menjalani perawatan di RSUD Dr. John Piet Wanane Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, usai insiden penembakan. Korban menyampaikan keterangannya kepada media dari ruang perawatan.
Example 468x60

SORONG,TifaPapua.net || Korban penembakan,Timo Rumpaidus,menyatakan peristiwa yang dialaminya diduga berkaitan dengan aksi pemalangan gudang milik CV Prima Papua di Kabupaten Sorong,bukan karena persoalan disersi sebagaimana yang disebutkan sebelumnya oleh pihak Pangkalan Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL).

Baca Juga : Laporan Penganiayaan Junaeda Belum Jelas, Polda Papua Barat Diminta Tegas

Example 300x600

Menurut Timo,terdapat sejumlah fakta yang memperkuat dugaan tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa tiga hari sebelum aksi pemalangan dilakukan,seorang anggota POMAL berinisial R turut hadir dalam proses mediasi antara warga Klalin VI dan pihak CV Prima Papua.

“Dalam pertemuan itu,anggota POMAL berinisial R secara tegas menyampaikan bahwa dirinya hadir mewakili pihak CV Prima Papua,”ujar Timo.

Timo menjelaskan,aksi pemalangan gudang sehari sebelum insiden penembakan dilakukan sebagai bentuk protes masyarakat terhadap sejumlah persoalan yang dinilai merugikan warga.

Di antaranya limbah hasil olahan kayu perusahaan yang disebut merusak kolam milik seorang warga berinisial Pak D hingga mengganggu mata pencahariannya, dugaan pencemaran lingkungan akibat penumpukan limbah kayu,serta dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) ilegal di dalam area gudang perusahaan.

Ia juga menegaskan bahwa anggota POMAL berinisial R,yang menurut pengakuannya ikut melakukan penembakan,selama ini bertugas menjaga dan mengawal area gudang CV Prima Papua.

“Hal ini bukan sebuah kebetulan,”tegasnya.

Selain itu,Timo menyoroti hubungan kerja sama antara CV Prima Papua dengan Lantamal.Menurutnya,perusahaan tersebut diketahui kerap mendukung berbagai kegiatan yang dilaksanakan pihak Lantamal.

Berdasarkan rangkaian fakta tersebut,Timo meyakini penembakan yang dialaminya diduga merupakan bentuk balas dendam atau tindakan yang terkoordinasi terkait aksi protes warga terhadap perusahaan,bukan semata-mata disebabkan persoalan disersi.

Sementara itu,Kepala Suku Biak Kabupaten Sorong,Moses Adadikam,mengecam tindakan oknum anggota POMAL yang diduga melakukan penembakan terhadap Timo.

“Kami mengecam tindakan semena-mena tersebut dan meminta pimpinan POMAL bersedia duduk bersama keluarga besar Suku Biak untuk menyelesaikan persoalan ini melalui jalur hukum maupun mekanisme adat,”kata Moses.

Hingga berita ini diturunkan,belum ada tanggapan resmi dari pihak POMAL maupun manajemen CV Prima Papua terkait pernyataan yang disampaikan Timo Rumpaidus.

Redaksi TifaPapua.net masih berupaya memperoleh konfirmasi dari kedua belah pihak guna memenuhi prinsip keberimbangan informasi.

Keluarga besar Rumpaidus bersama masyarakat berharap aparat penegak hukum mengusut kasus ini secara menyeluruhtransparan,dan profesional.

Artikel Terkait : Ketua DPW PSI Papua Barat Daya Tegas,Penembakan Timotius Tak Boleh Dibiarkan

Mereka meminta seluruh fakta di lapangan,termasuk dugaan keterlibatan pihak terkait dan dugaan pelanggaran di lingkungan perusahaan,dibuka secara jelas kepada publik.(TifaPapua.net/Resnal Umpain).

Example 300250
Example 120x600