Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Beranda

Wapres Gibran Tinjau Sekolah, Pasar, dan RSUD di Raja Ampat,Soroti Kekurangan Fasilitas Kesehatan

17
×

Wapres Gibran Tinjau Sekolah, Pasar, dan RSUD di Raja Ampat,Soroti Kekurangan Fasilitas Kesehatan

Share this article
Example 468x60

Raja Ampat,TifaPapua.net || Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Raja Ampat sebagai bagian dari agenda resmi negara,Sabtu (25/4/2026).

Baca Juga : Operasi Militer di Omukia 19–23 April 2026, Warga Mengungsi dan Rumah Dilaporkan Dibakar

Example 300x600

Kunjungan ini difokuskan pada tiga titik utama,yakni sektor pendidikan,ekonomi masyarakat,dan layanan kesehatan.

Kunjungan pertama dilakukan di SD Negeri 2 Kota Waisai.Di lokasi ini,Wapres meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG),salah satu program prioritas nasional.

Ia memasuki beberapa ruang kelas untuk memastikan distribusi makanan berjalan baik serta tepat sasaran bagi para siswa.

Selanjutnya,Wapres bergerak ke Pasar Snonbukor di Kelurahan Warmasen untuk meninjau Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).

Program ini bertujuan memperkuat ekonomi nelayan melalui sistem koperasi.

Dalam kunjungan tersebut,Wapres melihat aktivitas perdagangan serta berdialog dengan pengelola koperasi terkait pengembangan usaha nelayan.

Agenda terakhir berlangsung di RSUD Tipe C Raja Ampat.

Wapres disambut Direktur RSUD,Meidi Lidia Maspaitella,bersama jajaran tenaga kesehatan dan Kepala Dinas Kesehatan setempat.

Dalam rapat,pihak rumah sakit memaparkan capaian pelayanan sekaligus berbagai kendala yang dihadapi.

Direktur RSUD menyampaikan bahwa Wapres secara langsung menanyakan ketersediaan tempat tidur dan kekurangan fasilitas.

Beberapa kebutuhan prioritas yang disampaikan antara lain alat diagnostik medis,penambahan kapasitas rawat inap, serta peningkatan jaringan komunikasi untuk mendukung layanan telemedicine.

Selain itu,masih terdapat tantangan pada cakupan Universal Health Coverage (UHC) dan pelayanan kesehatan di 124 kampung yang belum optimal.

Meski demikian,tenaga kesehatan dinilai sudah mencukupi,namun sarana dan infrastruktur masih terbatas.

Menanggapi hal tersebut,Wapres berkomitmen akan menindaklanjuti kebutuhan yang disampaikan.

Artikel Terkait : Sorotan MRP Papua Barat: Otsus Harus Berbasis Kebutuhan Masyarakat Adat, Bukan Kepentingan Kelompok

Pemerintah daerah,termasuk Gubernur,juga turut memberikan respons dalam mendukung percepatan perbaikan layanan kesehatan di Raja Ampat.(TifaPapua.net/Niko Umpain).

Example 300250
Example 120x600