Raja Ampat,TifaPapua.net || Kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke RSUD Waisai kembali menyoroti kepemimpinan Direktur RSUD Raja Ampat, Meidi Lidia Maspaitella,S.Gz.,M.M.
Baca Juga : Ratusan PPPK Demo di DPRK Raja Ampat,Tuntut Kepastian Status ASN
Dalam kunjungan yang berlangsung pada 22 April 2025 itu,Wapres menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan layanan kesehatan di wilayah kepulauan tersebut.
Dalam pernyataannya,Wapres menegaskan bahwa RSUD Waisai harus terus dikembangkan menjadi pusat rujukan penanganan penyakit katastropik seperti jantung,kanker,dan ginjal.
Upaya ini dinilai penting untuk memperkuat akses layanan kesehatan masyarakat di daerah terpencil,khususnya di Papua Barat Daya.
Direktur RSUD Raja Ampat,Meidi Lidia Maspaitella,melalui pesan WhatsApp kepada media ini pada Rabu,(29/4/2026) bahwa pihaknya tengah melakukan pemindahan alat kesehatan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan fasilitas yang masih kurang.
Proses tersebut dilakukan bersama seluruh kepala ruangan dan unit untuk memastikan kesiapan operasional rumah sakit sebagai fasilitas tipe C.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam mendukung peningkatan layanan.
“Kerja sama itu indah,seindah alam Raja Ampat,”ujarnya.
Saat ini,RSUD Waisai berstatus tipe C dengan pembangunan yang tergolong cepat.
Pemerintah menargetkan penyelesaian pembangunan lanjutan pada 9 Mei 2026, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Raja Ampat.
Peresmian gedung baru direncanakan dilakukan pada hari yang sama.
Artikel Terkait: Ustad Rahman Urbun: Filosofi Rumah Kaki Seribu Ajarkan Toleransi dan Kebersamaan
Selain itu,fasilitas rumah sakit akan diperkuat dengan penambahan empat klinik spesialis guna menunjang pelayanan dan kesiapan sebagai pusat rujukan penyakit berat bagi masyarakat kepulauan.(TifaPapua.net/Niko Umpain).







