Kota Sorong,TifaPapua.net || kembali menjadi sorotan publik terkait persoalan pengelolaan sampah.
Baca Juga : Formasi 546 PPPK Raja Ampat Masih Tunggu Persetujuan Pusat
Anggaran sebesar Rp11 miliar yang dialokasikan melalui APBD Kota Sorong Tahun 2025 dipertanyakan warga karena dinilai tidak sebanding dengan kondisi kebersihan kota yang masih memprihatinkan.
Di sejumlah Tempat Pembuangan Sampah (TPS),tumpukan sampah terlihat berserakan hingga meluber ke badan jalan.
Kondisi tersebut menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Warga menilai persoalan sampah belum tertangani secara maksimal meski anggaran yang digelontorkan tergolong besar.
Sorotan itu muncul karena Kota Sorong merupakan pintu gerbang Papua Barat Daya yang seharusnya memiliki tata kelola kebersihan kota lebih baik.
Namun,di lapangan,sampah masih terlihat menumpuk di beberapa titik strategis dan kawasan permukiman warga.
Selain kondisi kota yang dinilai kotor, perhatian publik juga tertuju pada nasib para pekerja kebersihan.
Sejumlah petugas terlihat bekerja mengangkut sampah dari got,selokan, hingga tumpukan limbah tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai.
Mereka diduga tidak dilengkapi masker, sarung tangan,sepatu pelindung,maupun alat pelindung diri lainnya.
Kondisi itu memunculkan dugaan lemahnya pengawasan terhadap standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi petugas lapangan.
Padahal,para pekerja kebersihan setiap hari bersentuhan langsung dengan limbah yang berisiko terhadap kesehatan.
Sorotan juga mengarah kepada PT Bangun Malamoi Indah serta instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Sorong yang dinilai belum maksimal dalam pengawasan pengelolaan sampah.
Hingga berita ini diterbitkan,upaya konfirmasi kepada pihak terkait maupun perusahaan pengelola sampah belum mendapat tanggapan.
Artikel Terkait : Tagline “Ko Jaga Alam, Alam Jaga Ko” di Taman Sorong City jadi Pemantik Aksi Pungut Sampah
Sikap tersebut menambah tanda tanya publik mengenai efektivitas penggunaan anggaran miliaran rupiah dalam penanganan sampah di Kota Sorong.(TifaPapua.net /Resnal Umpain).







