Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
HUKUM & KRIMINAL

Calon Bintara Polisi Gagal,Polda Malut Dituding Tidak Transparan

18
×

Calon Bintara Polisi Gagal,Polda Malut Dituding Tidak Transparan

Share this article
Example 468x60
Spread the love

TifaPapua.net || Calon Bintara Polisi Gagal : Kepolisian Daerah (Polda) Malaku Utara (Malut) menanggapi beredarnya inforamasi casis bintara Polda Malut Ramadhan Haerudin yang protes karena tidak lulus sebagai calon anggota Polri.

“Polda Malut dalam seleksi penerimaan Polri bintara maupun tamtama telah dilaksanakan secara bersih,transparan maupun akuntabel,”

Example 300x600

Pelaksanaan seleksi di awasi oleh pihak eskternal maupun internal,”kata kepala bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat Kombes Pol Bamban Suharyono di ternate,Senin.

Baca juga : KPK Dorong Pajak dan Pungli di Raja Ampat

Menurut Kabid Humas,pihaknya harus meluruskan informasi beredar di beberapa pemberitaan,terkait Caisis Bintara Polda Malut yang gugur dan menuding  Panitia Panda,tidak transparan.

Kabid Humas,mengingatkan supaya masyarakat harus bijak dalam bermedia sosial jangan merugikan diri sendiri juga orang lain.

Lihat juga Video : Sidang Akhir Penerimaan Calon Anggota Polri T.A.2024 Subpanda Sorong Raya Polda Papua Barat

“Di Maluku Utara masyarakat sangat antusias untuk mendaftarkan diri jadi anggota Polri.Namun,karena keterbatasan kuota tentu tidak dapat terakomodir semua,”ujarnya.

Oleh karena itu,tahun depan bisa mempersiapkan diri jauh lebih bagus,karena persiapan bukan hanya sebulan tetapi setahun pun sudah harus dipersiapkan,sehingga nanti pada tahapan seleksi bisa bersaing dengan yang lainnya.

Menurut dia,tatkala tidak lulusnya Ramdhan Haerudin ini,bukan dari panitia daerah tetapi pusat,sehingga panita daerah tetap berkoordinasi dengan panitia.

Baca juga : Kejadian Terkini,Gempa Magnitude 4,6 Mengguncang Batang Jateng

Sementara itu,Rusli Abubakar merupakan pengawas eksternal dari PJ3M menjelasakan,bahwa apa yang disampaikan kuasa hukum Ramdhan Haerudin itu tidak benar.

Manakala,kata dia,yang disampaikan pada pelaksanaan menuju Rikes II peserta ini berada di rengking satu.

“Memang benar rangking 1 dari 15 orang,namun setelah pelaksanaan Rikes II ada tes kesamaptaan jasmani dan dilakukan perangkingan kembali dan peserta tersebut,yang awalnya rangking 1 menjadi rangking 3,dan kuota dari Mabes hanya 2 orang,”jelasnya.

Artikel : Terkait 

Calon Bintara Polisi Gagal : Sedangkan untuk penerimaan Bakomsus,psikologi dengan bobot persen,akedemik 35 persen dan jasmani 30 persen.Haerudin ini nilainya,turun di Jasmani mengakibatkan dia menjadi rengking 3.

Rusli Abubakar menjelaskan,peserta ini,walaupun tetap lanjut dalam tahap berikutnya,dikarenakan takutnya ada under kuota makanya yang bersangkutan dipanggil untuk diberikan penjelasan.

“Sampai detik ini,kita masih menuggu orang tuanya hadir untuk diberikan penjelasan,”

kami berharap dari pengacara maupun yang bersangkutan hadir untuk kita klarifikasi sama-sama sehingga permasalahan ini bisa terselesaikan.”katanya.

Example 300250
Example 120x600