Waisai,TifaPapua.net || Proyek rehabilitasi Gedung Gereja Alfa Omega di Waisai, Kabupaten Raja Ampat,menjadi sorotan publik setelah dilaporkan mangkrak meski anggaran telah dicairkan sepenuhnya.
Baca Juga : Pansus DPRK Raja Ampat Temukan Kerusakan Proyek Jalan di Swaimbon
Kasus ini memicu desakan dari tokoh pemuda Gereja Kristen Indonesia (GKI) agar aparat penegak hukum segera turun tangan.
Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Raja Ampat Tahun Anggaran 2025,proyek tersebut dimenangkan oleh CV Mayiba Agung Mandiri yang beralamat di KPR PDAM Blok D No.3,Kota Sorong.Nilai kontrak pekerjaan tercatat sebesar Rp2.324.800.000.
Tokoh pemuda GKI Raja Ampat,Endi Mambrasar,kepada media ini.Minggu (12/04/2026),mendesak aparat penegak hukum untuk segera memeriksa kontraktor pelaksana.
Ia menilai terdapat kejanggalan serius dalam pelaksanaan proyek,karena pekerjaan fisik belum selesai,namun anggaran telah dicairkan hingga 100 persen.
Endi mengungkapkan,kondisi bangunan gereja saat ini terbengkalai dan jauh dari harapan masyarakat yang membutuhkan fasilitas ibadah yang layak.
Ia menduga adanya praktik tidak wajar,baik dalam proses tender maupun pelaksanaan proyek di lapangan.
Menurutnya,kontraktor diduga tidak menjalankan pekerjaan secara profesional dan bahkan berpotensi hanya menjadi perantara untuk menyerap anggaran negara.
Ia juga menyoroti kemungkinan adanya keterlibatan oknum tertentu dalam proses tersebut.
Lebih lanjut,Endi mempertanyakan mekanisme pemilihan penyedia jasa sejak tahap lelang hingga pelaksanaan proyek.
Ia meminta aparat,termasuk kepolisian dan kejaksaan di Raja Ampat,segera memanggil serta memeriksa pihak perusahaan untuk dimintai pertanggungjawaban.
Artikel Terkait : Pansus DPRK Temukan Fakta Memalukan,Kondisi Gereja Alfa Omega Waisai Sangat Memprihatikan
Pihaknya menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas,demi memastikan tidak ada penyalahgunaan anggaran negara serta menjamin hak masyarakat untuk memperoleh fasilitas ibadah yang layak.(TifaPapua.net/Niko Umpain).







